Jumat, 07 Januari 2011

KISAH DAJJAL DAN TANDA-TANDA HARI AKHIR

KISAH DAJJAL DAN TANDA-TANDA HARI AKHIR

Hari Kiamat memiliki tanda-tanda kecil dan besar. Di antara tanda-tanda kecilnya: Munculnya kerusuhan, banyak terjadinya pembunuhan, merebaknya kejahatan, kejelekan dan kemungkaran. Seperti zina, minuman keras, perjudian dan kebanggaan melakukan kejelekan, sampai-sampai orang yang berpegang
teguh pada agama (beratnya) seperti orang memegang bara api.

Tanda-tanda kecil lainnya, kemiskinan ilmu pengetahuan, merebaknya kebodohan, banyaknya jumlah wanita dan sedikitnya jumlah pria, kesenangan memakai sutera, berhura-hura dengan musik dan biduan. Hingga orang yang berpapasan dengan kuburan akan berkata. "Andai saja aku menggantikannya." Tanda kecil lainnya, munculnya para da'i yang menyesatkan, pemerintahan yang korup, hilangnya sikap amanah dengan mempercayakan sesuatu pada selain ahlinya. Demikian juga semakin sedikit kebaikan, sering turun hujan, gempa bumi, dan inflasi. Para wanita tak segan keluar dengan dandanan minim setengah telanjang.

Tanda-tanda lain, terjadinya peperangan sengit Muslim-Yahudi, orang-orang muslim membunuhi Yahudi hingga mereka bersembunyi di balik
bebatuan dan pepohonan, bebatuan dan pepohonan itu berkata. "Hai muslim hamba Allah, seorang Yahudi bersembunyi di belakangku, kemarilah dan bunuh dia!" kecuali pohon Gharqad, ia tidak berkata demikian, sebab ia salah satu pohon Yahudi.

Termasuk tanda kecil ini, pendeknya perjalanan waktu. Hingga setahun bagaikan sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu bak sehari dan sehari sama dengan sejam atau percikan api. Begitu juga munculnya fenomena malas shalat, kecenderungan pada hal-hal yang berbau birahi, mempercayai "tukang"
bohong dan mengingkari orang terpercaya, meyakini "tukang" khianat dan mengkhianati orang baik. AI-Qur' an diabaikan dan tinggallah hanya deret-deret tulisan. Kesukaan menghiasinya dengan tinta emas. Pembicaraan
umat berkisar seputar perempuan mewarnai masjid masjid. Adapun tanda-tanda besarnya, terdiri dari:

a. Terbitnya matahari dari barat.

Rasulullah saw bersabda. "Hari kiamat tak akan terjadi sampai matahari benar-benar terbit dari barat. Bila manusia melihatnya, maka mereka pun langsung beriman. (tetapi) itu dilakukan ketika iman mereka tak lagi memberikan manfaat. Mereka tidak beriman sebelumnya, atau berbuat kebaikan dengan keimanan itu."

b. Munculnya kabut

Firman Allah SWT “Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata." (al-Dukhan: 10) Maksud kabut pada ayat ini adalah sesuatu yang muncul sebelum atau menjelang kiamat berupa gumpalan tebal yang memenuhi
ruang antara langit dan bumi. Kabut ini menyesakkan dada orang-orang kafir hingga mereka seakan tercekik. Sedang orang muslim seakan tertimpa demam dahsyat. Hal ini berlangsung selama empat puluh hari. '

c. Keluamya binatang melata yang mampu berbicara

Termasuk tanda-tanda besar hari akhir, keluarnya binatang rnelata yang mampu berbicara pada manusia dengan bahasa fasih dan dipahami setiap orang yang mendengarnya. Mereka mengabarkan bahwa manusia sudah tak lagi menghiraukan ayat-ayat Allah SWT . Binatang binatang ini keluar di akhir zaman, saat manusia melakukan kerusakan dan meninggalkan perintah Allah, mengganti agama kebenaran, mereka ( binatang ) mengecam manusia dan berkata. "Manusia tak lagi menghiraukan ayat-ayat kami. Mereka keluar membawa tongkat Musa dan cincin Sulaiman as. Dengan cincin itu mereka
memarkan wajah orang-orang kafir, sedang tongkat itu mereka gunakan untuk menggiring orang-orang beriman, hingga diketahui orang yang beriman di antara orang orang kafir.

d. Munculnya Dajjal

Ia juga dikenal dengan sebutan "si mata satu," sebab mata sebelah kirinya tak berfungsi (buta), kerusuhan yang disebabkannya termasuk paling dahsyat yang menimpa manusia pada hari akhir. Si mata satu ini tidak mengaku sebagai nabi, lebih dari itu ia juga mengaku menjadi Tuhan. Kedua tangannya memiliki mukzizat yang dianugerahkan Allah sebagai cobaan baginya dan
manusia. Ia berkata pada langit. "Turunkan”hujan. Maka seketika turun hujan. Ia berkata pada bumi. “ keluarkan tumbuhanmu dan kekayaanmu." Maka keduanya seketika keluar. Ia membunuh seseorang dan dengan mudah menghidupkannya kembali. Ia menjelajahi seluruh penjuru bumi tak satu daerah pun luput dari kunjungannya dan kerusakan yang disebabkannya. Kecuali kota Mekkah dan Madinah. Setiap kali hendak memasuki dua kota itu, para malaikat telah menjaganya. Ia pun kembali dengan hati kecewa. Kemunculan pertamanya, di kota Ashbahan. Saat itu ia diikuti sekitar tujuh puluh ribu Yahudi. Selain itu, ia juga diikuti orang-orang bejat, idiot dan para gembel. Dalam kondisi ini bumi masih bertahan selama empat puluh hari.
Seharinya bagaikan setahun, sebulan dan seminggu, padahal hari-hari itu sarna dengan hari-hari biasanya.

Penjelasan tentang hal ini termaktub dalam hadits-hadits sahih. Akan kami sebutkan sebagian hadits-hadits itu insya Allah. Sabda Rasul saw, "Tak seorang Nabi pun yang tidak mengingatkan umatnya akan datangnya si mata satu pembohong itu. Ia buta, tapi Tuhan kaIian tidak. Di dahinya tertuIis kafara artinya kafir terbaca oleh setiap muslim." Sabda Rasul saw, "Dajjal muncul membawa air dan api. Sesuatu yang terIihat manusia sebagai air, sebenamya
adalah api, dan sebaliknya yang terlihat sebagai api adalah air sejuk dan tawar. Siapa saja yang mengalaminya di antara kaIian, maka ambillah yang terlihat seperti api karena sebenamya ia adalah air tawar yang baik."

Nuwas bin Sam' an mengisahkan. "Suatu pagi Rasul membicarakan tentang Dajjal. BeIiau kadang merendahkan kemampuan Dajjal dan kadang-kadang mengagungkan kehebatannya sampai-sampai kami mengira ia berada di balik perkebunan kurma Madinah. (Yakni, Rasulullah merendahkan Dajjal karena ia hanyalah seorang hina bentuknya, bennata satu, dan di antara kedua matanya tertuIis kafir dan (beliau) mengagungkan kedahsyatan fitnah yang ditimbulkannya meliputi hal-hal yang luar biasa.

Maksud dari hadits ini adalah: Nabi saw benar-benar ingin menggambarkan dekatnya saat kemunculan Dajjal dengan menggunakan segala cara untuk menjelaskan, seperti merendahkan dan mengangkat vibrasi suaranya dalam berbicara. Hingga para sahabat mengira Dajjal berada di balik pepohonan kurma di Madinah untuk menggambarkan dekatnya saat kemunculan Dajjal . Kata Nabi. "Selain Dajjal aku tak akan menghawatirkan kalian, jika ia muncul dan aku ada bersama kalian, maka akulah lawannya (mematahkan dan menolak semua argumennya) dan bukan kalian. Jika saat ia keluar dan aku tak bersama kalian, maka masing-masing bertanggung jawab atas dirinya. Allah SWT adalah khalifahku yang akan senantiasa menjaga kalian (sepeninggalku).

Dajjal adalah seorang pemuda perkasa (kekar dan berambut keriting), matanya menyala-nyala (berwarna ke-emasan), aku seakan menyamakannya dengan Abdil ‘Uzai bin Qatn (seseorang yang mati pada zaman jahiliah). Siapa saja yang mengalaminya, bacalah bagian awal surat al-Kahfi. Ia akan keluar - dari sebuah tempat di antara Syam dan Iraq. Kerusakan melanda sebelah kanan dan kiri jalan yang dilaluinya. Hai Hamba Allah ... berpegang teguhlah (dalam iman dan jangan berpaling)." Kemudian kami bertanya. "Berapa lama ia tinggal di bumi?" "Empat puluh hari. Sehari bagaikan setahun, sehari seperti sebulan, sehari bak seminggu, dan yang lainnya sama seperti hari-hari biasanya." Jelas Rasul. Kami lanjut bertanya. "Bagaimana dengan sehari yang sama dengan setahun, cukupkah dengan shalat satu hari saja?" Nabi menjawab. "Tidak, tapi kira-kiralah sesuai kadarnya (hari-hari biasa). Kemudian kami bertanya lagi, "Seperti apa kecepatannya di bumi?" Kata Nabi. "Seperti rintik hujan yang diterpa angin, ia datang pada suatu kaum dan menyeru mereka. Kaum itu lantas mengimaninya dan mengikutinya. Ia perintahkan langit menurunkan hujan. Maka seketika turun hujan. Kepada bumi ia perintahkan mengeluarkan tumbuhan, dan mendadak bermunculan tumbuhan hijau. Tapi itu tak berselang lama, semua kembali seperti semula dan menghilang.

Lalu Dajjal kembali mendatangi suatu kaum, menyeru dan mengulangi semua ucapannya. Setelah itu ia pun pergi meninggalkan penderitaan. Kaum itu menjadi tandus (setelah terputusnya hujan dan mengeringnya rerumputan). Tak sedikitpun harta di tangan mereka. Dalam perjalanan, ia berpapasan dengan reruntuhan bangunan. Ia berkata pada reruntuhan itu. "Keluarkan kekayaanmu." Maka harta itu lalu mengikutinya seperti seekor lebah jantan. Ia lalu memanggil seorang pria muda, kemudian menebasnya dengan pedang, memotongnya menjadi dua bagian dan memisahkannya sejauh tangan melempar. Ia kemudian memanggilnya, maka pemuda itu seketika mendatanginya dan mengusap-usap wajahnya. Ia pun tertawa. Sementara la melakukan kerusakan-kerusakan itu,

Allah SWT. mengutus al-Masih 'Isa putra Maryam as ke bumi. Beliau turun dari menara putih sebelah timur Damaskus, mengenakan pakaian berhias dan harum za'faran sambil meletakan tapak tangannya pada sayap dua malaikat. Jika beliau merundukkan kepala, maka meneteskan air. Jika beliau kembali mengangkat kepala, maka memancarkan. butiran-butiran permata (tetesan air itu menyerupai butiran-butiran permata karena kebeningannya). Tak seorang kafir pun yang menciurn aroma wanginya kecuali mati dan Jiwanya melayang. Kemudian 'Isa as mencari cari Dajjal sampai beliau menemukannya di pintu Lud (suatu daerah di Syam) dan membunuhnya.

'Isa-as kemudian mendatangi suatu kaum yang dijaga Allah SWT dari kejahatan Dajjal, beliau lalu mengusap wajah-wajah mereka, menjelaskan derajat mereka nanti di surga. Sementara 'Isa as melakukannya, Allah SWT memerintahkan Isa as. ” Aku telah mengeluarkan (menciptakan) segolongan hamba- hamba-Ku yang tak seorang pun mampu mengalahkan mereka, bawalah mereka (pengikut-pengikutmu) ke bukit (atau bawa mereka ke gunung dan jadikan gunung itu perisai mereka).

Allah SWT mengutus Ya'juj dan Ma'juj dan mereka pun berlarian dari setiap lekukan bukit. Sebagian mereka berlarian ke arah perairan Tiberia dan meminum airnya. Saat orang terakhir dari mereka datang ke perairan tersebut, orang-orang berkata. "Dahulu di tempat ini terdapat air." Nabi 'Isa as dan sahabat-sahabatnya terkepung merasakan kesulitan dan keterbatasan sampai-sampai kepala banteng milik salah satu dari mereka lebih berharga dari seratus dinar hari ini (karena kebutuhan mereka akan makanan). Nabi 'Isa as dan para sahabatnya kemudian berlindung dan berdoa pada Allah SWT, Isa berkata, "Berdoalah dengan sepenuh hati dan mintalah pertolongan dengan segala kerendahan kalbu kepada Allah dan mohonlah pertolongan kepada-Nya agar melenyapkan gangguan Ya'juj dan Ma'juj yang hendak membunuhi mereka.

Kemudian Allah SWT mengutus kepada mereka cacing-cacing (yaitu cacing-cacing yang biasanya melekat pada hidung unta atau sapi) yang menempel pada leher mereka. Dengan itu maka mereka akan mati seperti matinya seorang (mati sekaligus dan bersamaan). Kemudian Nabi 'Isa as turun dari gunung itu. Tak sejengkal pun tanah yang tak disesaki bebauan busuk bangkai-bangkai mereka
(pengikut Ya'juj dan Ma'juj). Nabi 'Isa as dan para sahabatnya menyaksikan hal itu lalu bersimpuh memohon pada Allah SWT. Kemudian Allah SWT mengutus seekor burung besar, sebesar unta dan membawa mereka ke mana Allah
SWT kehendaki. Allah SWT lalu menurunkan hujan deras, tak satu rumah pun atau bukit yang mampu merintangi curahan air itu. Hujan itu membersihkan bumi hingga mengkilat bagai kaca.

Setelah itu dikatakan pada bumi, "Tumbuhkan pohon dan buah-buahan, kembalikan keberkatanmu." Dan sejak itu manusia kembali memakan buah delima dan mengadukan kulitnya. Berkah itu sungguh besar, hingga seekor onta yang mendekati kelahiran, mencukupi satu kelompok dengan jumlah besar, seekor sapi yang Juga mendekati kelahiran mencukupi satu kabilah dan satu ekor kambing bisa mencukupi sekelompok di bawah kabilah. Sementara mereka menikmati keberkahan itu ,

Allah SWT mengutus angin semilir mengambil ruh setiap mukmin dan muslim. Sedang orang-orang bejat tetap dibiarkan melakukan kebejatannya (menggauli wanita terang terangan dan di depan umum seperti keledai) (HR. Muslim).

e. Turunnya 'Isa putra Maryam as

Tanda-tanda besar lainnya adalah turunnya Nabi 'Isa al-Masih as putra Maryam. Dalam hal ini al-Qur'an dan hadits-hadits Nabi saw telah banyak mengisyaratkannya. FIrman Allah SWT. "Tak ada seorangpun dari ahli kitab kecuali akan beriman padanya ('Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti 'Isa itu akan menjadi saksi mereka." (al-Nisaa: 159) Artinya tak seorang pun dari ahli kitab kecuali (pasti) Akan beriman pada 'Isa as sebelum ia meninggal. Dan pada Hari akhir, Isa as akan bersaksi atas iman mereka. Dalam ayat lain. "Dan sesungguhnya 'Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan taentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu tentang kiamat itu dan ikutilah aku. Inilah jalan yang lurus. (QS.al-Zukhruf: 61) Artinya, bahwa kehadiran 'Isa as merupakan pertanda dekatnya saat-saat kiamat. Sebagaimana turunnya 'Isa as juga dikabarkan hadits-hadits mutawatir.

Saat ini ia hidup di langit, karena Allah SWT mengangkatnya, ruh dan jasadnya. Ia pun akan turun ke bumi dan menegakkan keadilan, menegakkan syariat Muhammad saw. Abu Hurairah ra. mengisahkan, Rasulullah saw bersabda. "Aku bersumpah demi Yang Menciptakanku. Sudah dekat saatnya 'Isa al-Masih putra Maryam as diturunkan di antara kalian untuk menegakkan keadilan, maka ia akan menghancurkan Salib, 'membunuhi babi, menghapuskan pembayaran jizyah dan membagikan harta sampai tak seorang pun mau menerimanya, sampai satu sajadah menjadi lebih berharga dari dunia dan segala isinya. (HR. Bukhari dan Muslim) Dalam hadis-hadis sahih lain dijelaskan bahwa 'Isalah yang akan menghabisi Dajjal. Dan bila telah usai menunaikan tugasnya, beliau kemudian wafat dan orang-orang muslim berdoa untuknya. Beliau akan dimakamkan di batu kenabian yang sud.

f. Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj

Mengenai mereka, Allah SWT berfirman dalam alQur'an. "Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat-tempat yang tinggi." (al-Anbiya: 96) Kemudian Firman Allah SWT. "Mereka berkata: Hai Dzul Qarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi. Maka dapatkah kami membayarmu untuk membuat dinding antara kami dan mereka." (al-Kahfi : 94) mereka adalah dua kabilah dari keluarga Yafis bin Nuh yang keluar di akhir zaman, setelah runtuhnya bendungan yang dibangun Dzul Qarnain. Mereka kemudian membuat kerusakan di bumi dengan segala macam prilaku bejatnya. Mereka saking banyaknya ,memakan apa saja yang mereka temui dan minum air perairan Tiberia sampai tak sedikit pun tersisa.



g. Keluarnya api yang menggiring manusia ke padang Mahsyar

Api ini keluar dari bumi 'Adn. Ia api besar dan menakutkan yang tak satupun mampu memadamkannya. Menjulur-julur menggiring manusia ke padang Mahsyar ( tempat berkumpul). Ini termasuk tanda-tanda besar kiamat. Kita berdo'a pada Allah SWT agar menghindarkan diri kita dengan kemulyaan-Nya dari kepedihan peristiwa kiamat. Dia Maha Mendengar dan Maha Dekat

Amin.

Dari:1o1 Kisah Teladan

www.myland59.blogspot.com

4 komentar:

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    saudara yg mempunyai weblog yg terhormat,
    dengan ini saya ingin memberitakan bahwa tidak lama lagi insyaAllah akan ada gempa di jazirah arab setelah banjir besar yg baru-baru ini terjadi, ini sudah menunjukkan berapa dekatnya hari yg dijanjikan itu.
    saya harap agar anda banyak bersujud dan beramal mulia agar selamat dunia dan akhirat.

    wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
    saya adalah umat muhammad s.a.w.

    BalasHapus
  2. dajjal sangat mengerikan sekali

    http://www.maxisbola.com/NewIndex.aspx

    BalasHapus
  3. dajjal tidak ada yang bakal tau dia akan datang.

    http://www.maxisbola.com/NewIndex.aspx

    BalasHapus
  4. cerita tentang dajjal yang sangat mengerikan sekali



    http://www.maxisbola.com/NewIndex.aspx

    BalasHapus